Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Instruksikan Kapolda Sumbar Tangkap Pelaku Kriminalisasi Terhadap Wartawan Di Sijunjung Sumbar !!!

Rabu, 19 Maret 2025 - 03:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabaknews.com|Jakarta- Pakar Hukum Pidana Internasional Prof.Dr.KH Sutan Nasomal S.Pd.I, S.E.,S.H., M.H, LLB. LLM., PhD dan juga Presiden Partai Oposisi Merdekamengutuk kekerasan kepada wartawan di Sijunjung Sumatera Barat.

Sungguh keji dan biadab Wartawan Disekap, Dianiaya, Dirampok dan Diperas Mafia BBM subsidi dan Tambang emas Ilegal di Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Ke empat wartawan itu, yakni Suryani (Nusantararaya.com), Jenni (Siagakupas.com), Safrizal (Detakfakta.com), dan Hendra Gunawan (Mitrariau.com), mengalami nasib yang lebih menyeramkan dari adegan seri film. Mereka dirampok, dianiaya, diperas, bahkan nyaris dibakar hidup-hidup hanya karena melakukan tugas jurnalistik.

Dikutip dari beberapa informasi, awalnya keempat wartawan ini sedang melakukan investigasi terhadap praktek ilegal yang melibatkan tangki BBM subsidi PT.Elnusa Petrofin dan tambang emas liar yang diduga dimiliki oleh Wali Jorong Koto Tanjung Lolo. Namun, alih-alih mendapatkan informasi, mereka malah mendapatkan sambutan hangat berupa pukulan, ancaman pembunuhan, dan pemerasan, pada tanggal 13-14 maret 2025.

Barang-barang mereka dirampas habis-habisan, termasuk dua unit laptop, dua unit HP, pakaian, charger, dongkrak mobil, hingga racun api. Wartawan perempuan, Jenni, bahkan nyaris diperkosa dalam aksi yang menunjukkan betapa bejat dan sadisnya moral para pelaku negeri beradab tersebut.

Tidak puas hanya dengan merampas harta benda, para mafia ini juga menuntut uang tebusan Rp.20 juta. Jika tidak, mereka mengancam akan membakar para wartawan hidup-hidup dengan menyiramkan 30 liter bensin atau akan mendorong mereka ke jurang tambang emas agar tampak seperti kecelakaan tragis.

Para pelaku juga mengatakan “Silakan lapor kemanapun, tidak ada yang akan peduli! Coba saja viralkan ini, saya akan habisi kalian semua!” ancam sang Wali Jorong Koto Tanjung Lolo, sambil dengan santai menghantam kayu broti ke meja, seolah sedang memeragakan adegan mafia kelas berat ala film Hollywood.

Kasus ini jelas bukan sekadar aksi kriminal biasa. Ini adalah bukti nyata bagaimana mafia bisa begitu percaya diri menantang hukum. Seolah-olah mereka lebih berkuasa daripada aparat penegak hukum di negeri ini.

Apakah ini pertanda bahwa hukum di Indonesia sudah benar-benar lumpuh karena materi ? Ataukah kita sedang hidup di zaman di mana wartawan harus membayar mahal saat berusaha mengungkap kebenaran ?

Selamat datang di Indonesia, Hukum adalah Panglima Tertinggi, tidak ada yang kebal Hukum di negeri ini, di mana wartawan yang melawan mafia jadi korban.

Tempat mafia tertawa terbahak saat menyiksa jurnalis yang sedang meliput, apakah ini batas wajar yang akan dirasakan oleh seorang kuli tinta ?

Dalam kejadian tersebut, Pakar Hukum internasional dan Ketum Partai Oposisi Merdeka Prof.Dr.KH Sutan Nasomal S.Pd.I, S.E.,S.H., M.H, LLB. LLM., PhD
dengan tegas menyayangkan dan mengecam keras aksi keji yang menimpa empat wartawan tersebut dan menyebut kejadian ini sebagai bukti nyata bahwa kebebasan pers di Indonesia masih dalam bayang-bayang kekerasan dan ancaman para mafia.

“Ini tindakan biadab! Wartawan yang sedang menjalankan tugas malah dirampok, dianiaya, bahkan diperas oleh kelompok mafia tambang dan BBM subsidi. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan pers harus ditegakkan di Indonesia !ujar Tokoh Pers Internasional dalam pernyataan resminya, Minggu, 18 Maret 2025,’ Prof.Dr. Sutan Nasomal SH.MH.dalam pres rilisnya yang dikirim kesemua media cetak onlen dalam luar negeri Asia Asean Eropa.
Ironis memang kalau sampai hari ini kebebasan pers di Indonesia belum seperti diluar negeri dinegara negara liberal sana sesal Tokoh Pers Internasional memberikan komentar pedasnya atas kasus dialami para wartawan wartawati diwilayah hukum Mapolda Sumatera Barat di Kab Sawah Lunto Sijunjung itu

Kalau kasus ini tidak segera diusut tuntas, maka akan menjadi sejarah buruk bagi dunia jurnalistik di Indonesia, tidak boleh ada impunitas bagi para pelaku kekerasan terhadap wartawan, polisi harus mengusut dengan tuntas kasus ini,’ kata Prof.Sutan Nasomal.

Kami mendesak Kapolri melalui jajaran kepolisian di Sumatera Barat untuk segera menangkap pelaku, termasuk oknum pejabat yang diduga terlibat! Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin wartawan di daerah lain akan mengalami nasib serupa di kemudian hari,’ ungkapnya.

Saya menegaskan bahwa kejadian ini semakin menunjukkan betapa lemahnya perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia. Jika seorang jurnalis tidak bisa menjalankan tugasnya dengan aman, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar, akurat dan transparan di negara ini ?,’ celoteh Sutan Nasomal.

“Kita sedang menghadapi era di mana mafia semakin berani, sementara aparat penegak hukum malah terkesan semakin tidak berdaya. Jika tidak ada tindakan tegas, maka kebebasan pers akan mati, dan masyarakat akan terus dibodohi oleh informasi yang dikendalikan oleh kelompok tertentu,” tegas Prof. Sutan Nasomal.

Peristiwa ini suatu tindakan biadab yang tidak memiliki moral, sehingga apa yang dialami rekan satu profesi sebagai pekerja media telah membuat seluruh jurnalis berang.

“Jangan takut, kita lawan bentuk sikap biadab yang ditunjukkan oleh preman itu. Saya juga berharap aktor intelektualnya juga harus ditangkap oleh Polda Sumbar yang sudah bekerja melakukan penyelidikan di TKP, ” tambahnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada seluruh wartawan yang ada di Sumbar khususnya, dan di seluruh Indonesia juga turut membantu masyarakat dan penegak hukum serta mempercayai kinerja penegak hukum Polda Sumbar dalam menangani Insiden yang telah dialami empat rekan wartawan.

. Ia juga meminta agar kepada para wartawan (jurnalis) sebagai rekan sejawat, agar tidak boleh menyerah dengan aksi-aksi yang dilancarkan para preman. Wartawan tidak perlu takut oleh pihak manapun sejauh dalam melaksanakan tugas selalu berpatokan kepada aturan,” pungkas Prof Dr KH Sutan Nasomal Ketum Partai Oposisi Merdeka(***)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Sabaknews.com.

Berita Terkait

Terjerat Kasus Narkotika Golongan 1 Jenis Ganja Seberat 24,79 Gram, Satu Orang Tersangka Diamankan Sat Res Narkoba Polres Tanjab Timur
Polri Berduka, Dari Mabes Polri hingga Satuan Wilayah Laksanakan Salat Ghaib  Bentuk Doa Untuk 3 Anggota Polri Yang Gugur.
Era Digital, Layanan Polri Harus Humanis dan Profesional.
Polresta Jambi Menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Ops. Ketupat Tahun 2025.
Satlantas Polresta Jambi Gencar Sosialisasikan Hotline Mudik Polri 110 Mudik Aman Keluarga Nyaman.
Saling Berbagi Dan Peduli Di Bulan Suci Ramadhan, Kapolresta Bersama Sattahti Dan Sihumas Berbagi Takjil.
PROF SUTAN : BANDUNG BANJIR MELUAP MENAMBAH DUKA DI MASYARAKAT JAWA BARAT. MENGHIMBAU PRESIDEN RI BERSIKAP TEGAS
Tarik Becak Rickshaw Dari Rumah Dinas Ke Tugu Keris, Kapolresta Jambi Sembari Pantau Situasi Kamtibmas Di Malam Akhir Pekan.

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:14

Sosialisasi Ops Gaktib Dan Ops Yustisi Polisi Militer “Waspada Wira Lembing TA 2025” Serta Safety Riding & Safety Driving Di Korem 042/Gapu.

Rabu, 26 Februari 2025 - 06:00

HUT Dharma Pertiwi Ke-61, Persit Koorcab Rem 042 gelar kegiatan Bakti Sosial.

Senin, 24 Februari 2025 - 17:13

Kopda Ihsan Satria Menyisihkan Sebagian Uangnya untuk Berikan Susu dan Vitamin Kepada Anak-Anak di Desa Binaan.

Kamis, 20 Februari 2025 - 08:30

Kodim 0416/Bungo Tebo, Gelar TMMD ke-123 Tahun 2025 di Kabupaten Tebo.

Senin, 17 Februari 2025 - 18:55

Danrem 042/Gapu Hadiri Ground Breaking Pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jambi.

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:29

Danrem 042/Gapu menghadiri Musda PPAD Provinsi Jambi Tahun 2025.

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:36

Dukung Ketahanan Pangan Nasional Kodim 0416/Bute Bangun Sodetan Saluran Air.

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:20

Dandim 0419/Tanjab Berikan Jam Komandan dan Tekankan Pentingnya Menyatu dengan Rakyat.

Berita Terbaru

error: KASIAN DECH LOE!!!!!