Home / PARLEMENTARIA

Jumat, 18 Juni 2021 - 00:06 WIB

Mahrup : RPJMD Harus Berasal dari Aspirasi Masyarakat

Penandatangan nota kesepakatan rencana awal RPJMD Kabupaten Tanjabtim 2021-2026.

Penandatangan nota kesepakatan rencana awal RPJMD Kabupaten Tanjabtim 2021-2026.

TANJABTIM, sabaknews.com – DPRD Kabupaten Tanjabtim menggelar rapat paripurna masa sidang lll tahun 2020–2021, dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabtim dengan DPRD Kabupaten Tanjabtim, tentang rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026, Rabu (16/06/21).

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Tanjabtim, Mahrup, didampingi wakil ketua 1 Saidina Hamzah, wakil ketua ll Gatot Sumarto, SH, dan dihadiri langsung oleh Bupati Tanjabtim, H. Romi Hariyanto, S.E.

Mahrup, dalam sambutannya menyampaikan, rencana awal RPJMD memuat hal-hal umum untuk lima tahun kedepan, namun detailnya akan dimuat dalam Perda tentang RPJMD.

“Pembahasan RPJMD oleh DPRD yang merupakan perwakilan dari masyarakat bertujuan untuk pembangunan lima tahun, yang disusun dalam dokumen dengan memperhatikan permasalahan dan strategi yang dihadapi oleh masyarakat untuk lima tahun kedepannya” Ucap Mahrup.

Penyampaian tersebut masih merupakan tahap awal dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Tanjabtim Tahun 2021-2026, setelah pembahasan dan kesepakatan DPRD ini akan dikonsultasikan kepada Gubernur untuk mendapatkan masukan dan saran dalam penyempurnaan rancangan tersebut.

Lebih lanjut Mahrup menyampaikan, dalam tahapan penyusunan RPJMD didahului dengan kegiatan forum konsultasi public. ‘’Dalam rangka menjaring aspirasi, masukan dan saran dari setiap unsur pemangku kepentingan guna penyempurnaan RPJMD,’’ terang Mahrup.

Data dan informasi pendukung guna menyepakati permasalahan, tantangan dan isu strategis pembangunan Kabupaten Tanjabtim Lima tahun kedepan, diharapkan penyusunan RPJMD ini semakin baik dan semakin menyentuh kepentingan masyarakat dan mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjabtim.

‘’Proses pembahasan merupakan sikap peduli, empati dan akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi eksekutif, untuk mempercepat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran daerah serta perbaikan menuju pembangunan Kabupaten Tanjabtim,’’ tandas Mahrup.

 

Penulis : RETNO

Editor : ARIEF

Berita ini 55 kali dibaca

Share :